Page 241 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 241
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
Mendasari hal yang demikian, maka kita semua harus
terus mendukung perbaikan mutu pendidikan. Asumsinya,
jika lembaga pendidikan (sebagai sumber ilmu) dan lulusan
(orang yang berilmu) bermutu, maka masyarakat Indonesia
sebagai bagian dari dunia juga akan bermutu, begitu juga
dengan sumber daya manusianya. Namun sebaliknya, apabi-
la lembaga pendidikan dan lulusannya tidak bermutu, maka
orang-orangnya juga kurang bermutu.
Berbagai alasan mengenai pentingnya perbaikan mutu
pendidikan antara lain karena pendidikan menjadi urgen
sebagai peningkatan sumber daya manusia, pesatnya kema-
juan teknologi dan informasi, maraknya kenakalan remaja,
kenakalan orangtua, maraknya obat-obatan terlarang yang
dikonsumsi sebagian besar kalangan remaja, maraknya ko-
rupsi, nepotisme, degradasi moral, dan hilangnya akhlâqul
karîmah. Meskipun fakta ini sudah disikapi oleh lembaga
pendidikan, namun faktanya kondisi tersebut masih terus
ada, bahkan semakin parah akhir-akhir ini.
Menghadapi kondisi seperti ini, banyak pihak yang
menyudutkan lembaga pendidikan, khususnya pendidikan
agama, termasuk di dalamnya adalah madrasah. Padahal se-
cara spesifik dan analitif, posisinya adalah sama, namun meng-
hadapi hal-hal seperti ini, umumnya lembaga pendidikan aga-
ma atau madrasah yang disalahkan. Menghadapi kemerosotan
seperti ini, maka seluruh komponen wajib bertanggung jawab
untuk kemajuan negara ini, termasuk terciptanya mutu pen-
didikan dan memberi keseimbangan anggaran yang jelas serta
proporsional.
Perubahan kurikulum, model sekolah, dan berbagai pe-
raturan pemerintah mengenai pendidikan merupakan upaya
perbaikan mutu. Namun, hal ini terkadang menjadi salah satu
239

