Page 242 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 242
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
penyebab kebingungan tenaga pendidikan dalam menyesuai-
kan diri. Sebab, ketika sudah menjalankan suatu peraturan
dan kurikulum, muncul lagi peraturan dan kurikulum baru
lainnya yang harus dijalankan. Padahal, peraturan sebelum-
nya belum tuntas dalam menerapkannya. Akibatnya, lemba-
ga pendidikan kewalahan menyesuaikan diri akibat bongkar
muat isi kurikulum.
Idealnya, peraturan atau kurikulum yang disusun akan
memberikan perubahan ke arah yang lebih baik, sebagaimana
dijelaskan bahwa kurikulum sekolah merupakan suatu reka-
yasa paedagogis dalam rangka mengubah masyarakat lama
menjadi masyarakat dan kebudayaan baru yang membina
generasi muda menjadi warga masyarakat yang berkepribadi-
an bermartabat dan terhormat.
Beberapa lembaga pendidikan, misalnya, akibat berbagai
perubahan kurikulum dan peraturan baru tentang pendidi-
kan, hal ini berdampak pada kondisi yang kurang efektif an-
tara pemerintah, penyelenggaraan pendidikan, pengawas pen-
didikan, dan stakeholders lainnya. Dampak tersebut antara lain
meningkatnya kegiatan dan kesibukan yang tertumpu pada
penyusunan aturan dan model kurikulum baru, banyaknya
guru yang meninggalkan kelas atau sekolah karena mengikuti
pelatihan, begitu juga kepala sekolah/ madrasah yang harus
menyesuaikan diri agar tidak ketinggalan.
Terlebih bagi pengawas, mereka harus mengetahui terlebih
dahulu, meskipun terkadang penatarannya lebih lambat dan
lebih dahulu guru atau TU tentang berbagai perubahan kuri-
kulum. Akibatnya, akan pusing memikirkan apa yang seha-
rusnya diawasi dan diterapkan dalam pengawasan, apa mo-
del kurikulum baru sementara mereka belum memahaminya.
Akhirnya, pengawas terkesan enggan melaksanakan pengawa-
240

