Page 240 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 240
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
Begitu juga ketika Rasulullah Saw. berwasiat kepada ke-
luarga dan umatnya sebelum meninggal, beliau tidak me-
ninggalkan harta, tetapi dua kitab yang menjadi pusat ilmu
pengetahuan yang dijadikan sebagai sandaran hidup dan
penggalian ilmu pengetahuan. Meskipun digali dari berbagai
disiplin ilmu, hal ini tidak menyebabkannya kering. Dan,
melalui keduanya dapat menjadikan kebahagiaan hidup ma-
nusia di dunia dan akhirat. Dua peninggalan tersebut adalah
Al-Qur’an dan Hadits.
Jika kita kembali mengulas sejarah Perang Uhud, maka
salah satu penyebab kegagalannya adalah berebut ghanîmah
(harta rampasan perang), begitu juga beberapa kerajaan yang
ada di Indonesia. Sebagian besar mereka hancur karena be-
rebut harta dan kekuasaan, bukan ilmu. Namun jika melihat
napak tilas para imam madzhab, seperti Imam Maliki, Imam
Hambali, Imam Hanafi, dan Imam Syafi’i yang sebagian besar
hidupnya diabadikan untuk ilmu. Dengan ilmu yang mereka
sebarkan, nama mereka harum hingga saat ini.
Begitu juga dengan Wali Songo yang telah menyebarkan
ilmu dan agama di Nusantara ini. Ki Hajar Dewantara dengan
tut wuri handayani, Kiai Hasyim Asy’ari dengan NU dan lem-
baga pendidikan Ma’arif NU, Kiai Haji Ahmad Dahlan de-
ngan Muhammadiyah dan Lembaga Pendidikannya. Teladan
tersebut sampai saat ini tetap menunjukan keharumannya
yang dikenang sepanjang masa yang memberikan pencerahan
dan ilmu pengetahuan yang tinggi kepada generasi selanjut-
nya sampai saat ini dan generasi mendatang. Hebatnya, to-
koh-tokoh teladan tersebut mengabdikan diri, jiwa, dan ra-
ganya untuk bangsa ini tanpa pamrih dan tendensi apapun
kecuali untuk membuat bangsa ini lebih baik dan kaya akan
ilmu pengetahuan untuk generasi dan umatnya agar mampu
bersaing di segala zaman.
238

