Page 44 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 44
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
Berbeda dengan di India, pembaharuan pendidikan Islam
diawali oleh Sayyid Ahmad Khan. Ia meyakini bahwa untuk
meningkatkan kedudukan umat Islam di India dapat diwu-
judkan dengan cara kerja sama dengan Inggris, karena Inggris
merupakan penguasa terkuat di India. Dasar kemajuan Inggris
terletak pada ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Un-
tuk maju, maka umat Islam harus menguasai ilmu pengeta-
huan dan teknologi modern. Dengan kerja sama dan mem-
peroleh kepercayaan Inggris, maka diperbolehkan mendirikan
lembaga pendidikan.
2. Gejala Pembaharuan Pendidikan Islam saat Ini
Pembaharuan pendidikan Islam yang terus dikembangkan
pasca berbagai kekahalan dalam peperangan menimbulkan
dampak, antara lain adanya dikotomi pendidikan. Di sisi lain
ingin memajukan pendidikan Islam sejajar dengan kemajuan
Barat, namun di sisi lain ingin mempertahankan pendidikan
Islam murni. Kemunculan dikotomi ini dampak dari kesung-
guhan kerajaan Turki Utsmani waktu itu dalam membangun
peradaban pendidikan Islam yang menyebabkan sampai pada
era tahun 70-an menjadi topik yang hangat diperbincangkan,
bahkan sampai tahun 2001 di Indonesia masih didisukusikan.
Salah satu topik yang menjadi perbincangan kalangan pemikir
pendidikan Islam sejak dekade 70-an adalah tentang islamis-
asi pengetahuan. Wacana ini masih menjadi diskusi dan per-
debatan panjang dan belum tuntas hingga saat ini. Gagasan
ini telah menjadi fenomena modernitas, menjadi sesuatu yang
menarik untuk dikaji dan dicermati secara kritis dan tajam,
sehingga kita bertanya lagi ada apa dengan fenomena ini? (A.
Syarifin dalam Samsul Nizar, 2007: 253).
Secara umum jika dikaji dari segi kuantitas dan kualitas
pendidikan Islam saat ini telah mengalami kemajuan yang
luar biasa, di Indonesia misalnya, lembaga pendidikan Islam
42

