Page 46 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 46
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
menjadi hilang. Jika gejala persaingan seperti ini muncul,
maka ini merupakan persaingan yang baik, harus dikelola
secara baik, agar mutu pendidikan dan pendidikan Islam di
Indonesia menjadi berkualitas.
Dilihat dari perkembangan keilmuwan di PTKI, maka ge-
jala integrasi keilmuaan umum dan agama Islam yang menja-
di topik sejak era 1970-an, maka saat ini memiliki perkemba-
ngan yang luar biasa. Memang menjadi perdebatan antara
islamisasi ilmu pengetahuan, integrasi ilmu pengetahuan
umum dan agama, ataukah mentransformasikan nilai-nilai Is-
lam (Al-Qur’an dan Hadits) ke dalam ilmu pengetahuan, atau-
kah membungkus sains Barat dengan label Islam. Perdebatan
itu tentu harus diakhiri, karena faktanya sains Barat yang ada
sampai saat ini, sesungguhnya sejak Islam itu ada (Al-Qur’an
dan Hadits) telah berisi lengkap seluruh ilmu pengetahuan
dan teknologi, maka yang harus dilakukan lembaga pendi-
dikan Islam saat ini adalah meningkatkan mutu pendidikan
dengan mempelajari, mengkaji, meneliti, mengimplementa-
sikan hasil pembelajaran di kelas/di kampus dalam kehidupan
bernegara, bermasyarakat, bekerja, bekeluarga, dan aktivitas
apapun. Sebab, lembaga pendidikan Islam dan pendidikan
Islam memiliki tujuan yang lengkap, yaitu keselamatan dan
kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
Pembaharuan pendidikan Islam tingkat dasar dan mene-
ngah saat ini mengalami pertumbuhan yang luar biasa, ham-
pir di semua daerah memiliki RA, BA, MI, MTs, dan MA.
Sama halnya dengan pendidikan agama Islam yang diajarkan
di seluruh lembaga pendidikan umum, dari PAUD sampai
perguruan tinggi. Demikian juga di lembaga-lembaga di In-
donesia tumbuh subur pengajaran pendidikan Islam, berupa
pondok pesantren, madrasah diniyah, majelis taklim, TPA/
TPQ, rumah tahfidz, kajian di organisasi-organisasi Islam,
44

