Page 42 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 42

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



            rimkan duta-duta besar untuk mempelajari kemajuan Eropa,
            terutama di bidang militer dan kemajuan ilmu pengetahuan
            (Zuhairini, dkk., 1995: 116).

               Perubahan pada masa Sultan Ahmad III adalah:
               1.  Membangun angkatan perang yang tangguh.
               2.  Membentuk sekolah teknik militer yang mengajarkan
                  taktik, strategi, dan teknik militer.
               3.  Membentuk sekolah ekonomi dan pemerintahan.
               4.  Mendirikan percetakan Istanbul.
               5.  Menyusun buku ilmu bumi, ilmu alam, ilmu politik,
                  dan ilmu kemiliteran.
               6.  Mendirikan  lembaga penerjemah (menerjemahkan
                  buku-buku ke dalam bahasa Turki.
               Upaya  pembaharuan  dilanjutkan  Sultan  Mahmud  II,  ia
            mengawali perubahan pendidikan dengan:
              1.  Mencanangkan wajib belajar sampai dewasa.
              2.  Mengubah kurikulum pembelajaran di madrasah, yang
                  semula hanya belajar agama ditambah dengan belajar
                  umum dan teknologi untuk mencapai kemajuan.
              3.  Meskipun sulit memasukkan kurikulum umum ke ma-
                  drasah, kerajaan mencari jalan lain secara bijak, ma-
                  drasah tradisional dibiarkan berjalan seperti biasa dan
                  mendirikan madrasah baru dengan muatan kurikulum
                  ditambah ilmu pengetahuan umum (disebut Maktebi
                  Ma’arif).
              4.  Maktebi Ma’arif digunakan khusus untuk siswa menja-
                  di Pegawai.
              5.  Maktebi Ulum-U Edebiye (Sekolah Sastra), untuk
                  menyiapkan ahli penerjemah untuk keperluan peme-
                  rintah (di Indonesia sekarang disebut fakultas adab).


         40
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47