Page 51 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 51

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



                  untuk mencapai tujuan tertentu secara objektif (Al-Ha-
                  wary, 1976: 571).
               7.  Dimock (1954 : 10) menyebutkan, manajemen adalah
                  cara mengetahui ke mana tujuan, kesukaran apa yang
                  harus dihindari, kekuatan-kekuatan apa yang harus di-
                  jalankan dan bagaimana mengemudikan kapal Anda
                  serta anggota dengan sebaik-baiknya tanpa pemborosan
                  waktu dalam proses mengerjakannya (Hawary, 1976:
                  571).
               8.  Ralp Currier Davis, mendifinisikan manajemen sebagai
                  fungsi dari pemimpin eksekutif, di manapun posisinya.
                  Hal ini mengandung pengertian bahwa seluruh kegia-
                  tan yang dilakukan dikendalikan seorang pemimpin da-
                  lam rangka mencapai tujuan yang ditetapkan.
               9.  Prof. Oey Liang Lee, manajemen diartikan sebagai seni
                  dalam perencanaan, pengorganisasian,  pengarahan,
                  pengoordinasian, dan pengontrolan, atas sumber daya
                  manusia dan alam untuk mencapai tujuan yang telah
                  ditentukan terlebih dahulu (Hasibuan, 2007: 4-5).
               Dari berbagai pengertian tentang definisi manajemen di
            atas, maka dapat diperjelas sebagai berikut. Pengertian per-
            tama,  manajemen dapat  diartikan memerintah  orang lain
            untuk mengerjakan sesuatu, namun tanggung jawab tetap
            ada pada dirinya. Definisi ini memiliki kelemahan, yakni ma-
            salah melimpahkan tanggung jawab, padahal manajemen me-
            nyangkut pertanggungjawaban.

               Pengertian kedua, manajemen mengutamakan pembagian
            wewenang dan kegiatan kerja (activities) yang mutlak harus
            ada pada organisasi, baik organisasi komersial, publik, mau-
            pun lembaga pendidikan, yang bertujuan untuk mencapai
            hasil yang maksimal, berdaya guna, dan tepat guna (doel-



                                                                      49
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56