Page 204 - FullBook Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia
P. 204
Bab 10 Anatomi dan Fisiologi Sistem Ekskresi 185
Gambar 10.8: Anatomi Internal Ginjal (Gerald J. Tortora and Derrickson,
2011)
Korteks ginjal dan piramid ginjal pada medula ginjal membentuk parenkim
atau bagian fungsional ginjal. Pada parenkim terdapat unit-unit fungsional
ginjal yaitu sekitar satu juta struktur mikroskopik yang disebut nefron. Filtrat
(cairan tersaring) yang dibentuk oleh nefron mengalir ke duktus papilaris
besar, yang terbentang melalui papila renalis piramid. Duktus papilaris
mengalirkan isinya ke struktur berbentuk mangkuk yaitu kaliks minor dan
mayor.
Ginjal memiliki 8 sampai 18 kaliks minor dan 2 atau 3 kaliks mayor. Kaliks
minor menerima urin dari duktus-duktus papilaris satu papila ginjal dan
menyalurkan ke kaliks mayor. Apabila filtrat masuk ke kaliks, cairan tersebut
menjadi urin karena tidak terjadi reabsorpsi lebih lanjut. Dari kaliks mayor,
urin mengalir ke dalam pelvis ginjal dan keluar melalui ureter ke dalam
kandung kemih. Hilum mengembang ke suatu rongga dalam ginjal yang
disebut sinus renalis, yang terdiri dari pelvis ginjal, kaliks dan cabang-cabang
pembuluh darah dan saraf ginjal.
Aliran Darah dan Persarafan Ginjal
Ginjal mendapatkan banyak aliran darah karena ginjal mengeluarkan zat sisa
dari darah dan mengatur volume dan komposisi ionnya. Ginjal menerima 20-
25% curah jantung istirahat melalui arteri renalis kanan dan kiri (Gambar
10.9). Darah yang mengalir pada kedua ginjal orang dewasa sekitar 1200 mL

