Page 201 - FullBook Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia
P. 201
182 Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia
makan, hati mengubah glukosa menjadi glikogen dan trigliserida
untuk disimpan
3. Metabolisme lemak.
Hepatosit menyimpan sebagian trigliserida; menguraikan asam lemak
untuk menghasilkan ATP; menyintesis lipoprotein, yang mengangkut
asam lemak, trigliserida, dan kolesterol ke sel tubuh dan dari sel
tubuh; membentuk kolesterol: Menjelaskan letak dan menggunakan
kolesterol untuk membuat garam empedu.
4. Metabolisme protein.
Hepatosit mengeluarkan gugus amino dari asam amino sehingga
asam amino dapat digunakan untuk membentuk ATP atau diubah
menjadi karbohidrat dan lemak. Amonia toksik yang terbentuk
diubah menjadi urea yang jauh kurang toksik, yang diekskresikan
melalui urine. Hepatosit juga mensintesis sebagian besar protein
plasma, misalnya globulin alfa dan beta, albumin, protrombin, dan
fibrinogen.
5. Mengolah obat dan hormon.
Hati dapat mendetoksifikasi bahan-bahan seperti alkohol dan
mengekskresikan obat (penisilin, eritromisin, dan sulfonamid) ke
dalam empedu. Secara kimiawi hati dapat mengubah atau
mengekskresikan hormon tiroid dan hormon steroid misalnya
estrogen dan aldosteron.
6. Ekskresi bilirubin.
Bilirubin yang berasal dari hem sel darah merah tua, diserap oleh hati
dari darah dan diekskresikan ke dalam empedu. Sebagian besar
bilirubin dalam empedu dimetabolisme di usus halus oleh bakteri dan
dikeluarkan dalam tinja.
7. Sintesis garam empedu.
Garam empedu digunakan di usus halus untuk emulsifikasi dan
penyerapan lemak.
8. Penyimpanan.
Hati menyimpan glikogen, dan tempat utama untuk menyimpan
vitamin tertentu (A, B, D, E, dan K) serta mineral (besi dan tembaga),
yang dibebaskan dari hati jika dibutuhkan oleh bagian lain tubuh.

