Page 51 - ASPEK HUKUM RANGKAP JABATAN PADA KORPORASI DI INDONESIA
P. 51

Adapun terkait sanksi apabila Organ Yayasan melakukan

               pelanggaran  terhadap  ketentuan  larangan  rangkap  jabatan
               sebagaimana  dimaksud  di  atas,  tidak  diatur  dalam  UU

               Yayasan  maupun  Peraturan  Pemerintah  Nomor  62  Tahun
               2008  sebagaimana  diubah  dengan  Peraturan  Pemerintah

               Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Pelaksanaan UU Yayasan.


               A.4  Undang-Undang  Nomor  17  Tahun  2012  Tentang

                    Koperasi
                    Tidak hanya Yayasan, dalam Undang-Undang Nomor 17

               Tahun  2012  Tentang  Koperasi  (“UU  Koperasi”)  juga

               mengatur  mengenai  larangan  rangkap  jabatan.  Walaupun
               tidak disebutkan dan diatur secara khusus, namun dalam Pasal

               1  disebutkan  2  (dua)  perangkat  penting  dalam  Koperasi,
               yakni:  1)  Pengawas  adalah  perangkat  organisasi  Koperasi

               yang bertugas mengawasi  dan memberikan nasihat  kepada
                         46
               Pengurus ;  dan  2)  Pengurus  adalah  perangkat  organisasi
               Koperasi yang bertanggung jawab penuh atas kepengurusan

               Koperasi  untuk  kepentingan  dan  tujuan  Koperasi,  serta
               mewakili Koperasi baik di dalam maupun di luar pengadilan

                                                        47
               sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.  Adapun larangan




               46   Undang-Undang  Nomor  17  Tahun  2012  Tentang  Koperasi,  Pasal  1
               Angka 6.
               47  Ibid, Pasal 1 Angka 7.

                                            43
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56