Page 53 - ASPEK HUKUM RANGKAP JABATAN PADA KORPORASI DI INDONESIA
P. 53

Lebih  lanjut  dalam Pasal  120 UU Koperasi  disebutkan

               bahwa apabila terjadi pelanggaran terhadap ketentuan rangkap
               jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 49 ayat (5) dan Pasal

               92  ayat  (3)  UU  Koperasi  di  atas,  maka  Menteri  dapat
               menjatuhkan sanksi administratif berupa :

                  a.  teguran tertulis sekurang-kurangnya 2 (dua) kali;
                  b.  larangan  untuk  menjalankan  fungsi  Pengurus  atau

                      Pengawas Koperasi;

                  c.  pencabutan izin usaha; dan/atau
                                                52
                  d.  pembubaran oleh Menteri.


               A.5  Peraturan  Otoritas  Jasa  Keuangan  Nomor
                     33/POJK.04/2014  Tentang  Direksi  dan  Dewan

                     Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
                     Berbeda  dengan  peraturan  perundang-undangan  yang

               telah  dijelaskan  sebelumnya  bahwa  secara  tegas  melarang
               tindakan rangkap jabatan, maka dalam Peraturan Otoritas Jasa

               Keuangan  Nomor  33/POJK.04/2014  Tentang  Direksi  dan

               Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Perusahaan Publik
               (“selanjutnya disebut dengan POJK No. 33/POJK.04/2014”)

               justru  memperbolehkan  adanya  rangkap  jabatan,  namun
               dengan beberapa batasan yang diberikan. Hal tersebut dapat






               52  Ibid, Pasal 120.

                                            45
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58