Page 170 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 170

Apa  yang  terjadi  pada  karyawan  perusahaan  daerah  saat  ini
                    merupakan cara kerja tradisional dalam menjalankan manajemen bisnis.
                    Menurut  J.C.  Tukiman  Taruna  dalam  Supriyadi  dan  Guno  (2006)
                    masyarakat  Indonesia  masih  bersifat  feodalistik,  ketat  pada  peraturan,
                    lebih  menyenangi  tertutup,  lebih  suka  mempersulit  pelayanan  kepada
                    orang lain, menghadapi orang lain dengan penuh curiga dalam keadaan
                    tertentu  suka  main  hakim  sendiri,  dan  suka  membuat  peraturan  untuk
                    memperkuat  diri  sendiri.  Perubahan  sikap  dan  perilaku  SDM  tersebut
                    memerlukan proses waktu  yang cukup lama agar benar-benar menjadi
                    budaya baru. (Supriadi dan Guno, 2006).

                        Untuk  itu  perusahaan  daerah  perlu  mengidentifikasi  persoalan
                    perusahaan daerah dengan mengikuti apa yang dikatakan Rhenald Kasali.
                    Dalam bukunya Re-Code Your Change DNA (2007:66) Rhenald Kasali
                    mengidentifikasikan  lima  komponen  pembentuk  kepribadian  yang
                    potensial  untuk  melakukan  perubahan,  yaitu  keterbukaan  pikiran
                    (Openness  to  experience),  keterbukaan  hati  dan  telinga  (openness  to
                    conscientiousness),  keterbukaan  diri  terhadap  orang  lain,  kebersamaan
                    dan  hubungan-hubungan  (openness  to  extroversion),  keterbukaan
                    terhadap  kesepakatan  (openness  to  agreeableness),  dan  keterbukaan
                    terhadap tekanan (openness to neuroticism).

                    4.2. Menerapkan Strategi Pendidikan dan Pelatihan

                         Untuk dapat meningkatkan kapasitas ekonomi secara maksimal dan
                    meraih  pertumbuhan  secara  berkelanjutan,  setiap  perusahaan  daerah
                    wajib    mengambangkan  strategi  peningkatan  kualitas  sumber  daya
                    manusia (SDM) secara komprehensif. Upaya peningkatan kualitas SDM
                    dapat  dilakukan    perusahaan  Daerah  dengan  cara  menyelenggarakan
                    program pendidikan dan pelatihan secara berkala bagi para karyawannya.
                    Pada sisi lain, pemerintah daerah dapat ikut serta mendongkrak kualitas
                    SDM perusahaan daerah dengan cara memfasilitasi kerjasama kemitraan
                    antara perusahaan daerah, lembaga riset dan perguruan tinggi.


                        Pemerintah  Daerah  dapat  memfasilitasi  pendirian  organisasi
                    pelatihan  lokal  yang  melibatkan  para  pebisnis  lokal,  tenaga  ahli,  dan
                    perguruan  tinggi.  Masukan  dari  Pebisnis  dapat  membantu  menjamin
                    kandungan  pelatihan  dapat  merefleksikan  keterampilan  yang  sesuai



                                                   146
   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175