Page 183 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 183
5.4.4 Strategi Promosi
Strategi promosi berhubungan dengan berbagai usaha untuk
menyampaikan informasi pada pasar tentang produk/jasa yang dijual.
Dalam merencanakan strategi promosi ada beberapa faktor yang menjadi
pertimbangan, antara lain, melalui periklanan (advertising), penjualan
pribadi (personal selling), promosi penjualan (sales promotion),
publisitas (publicity) dan periklanan (advertising).
Jika perusahaan memilih untuk menggunakan periklanan maka alat
yang digunakan adalah surat kabar, radio, majalah, bioskop, televisi,
ataupun dalam bentuk poster-poster yang dipasang di pinggir jalan atau
tempat-tempat yang strategis. Sedangkan dalam strategi penjualan
pribadi (personal selling) perusahaan menggunakan para salesman untuk
melakukan kontak langsung dengan calon konsumennya. Melalui kontak
langsung diharapkan akan terjadi interaksi yang positif antara perusahaan
dengan calon konsumennya itu. Yang termasuk personal selling yakni
door to door selling, mail order, telemarketing, dan direct selling.
Promosi penjualan (sales promotion) merupakan cara
memperkenalkan produk kepada konsumen dengan cara menempatkan
dan menata produk pada lokasi yang strategis sehingga produk tersebut
menarik perhatian konsumen. Contohnya, pameran mobil, pameran
produk elektronik, dan lain-lain. Sedangkan publisitas (publicity)
merupakan cara yang digunakan perusahaan untuk membentuk opini
masyarakat atau konsumen sehingga mereka terpengaruh untuk membeli
barang dan jasa yang dimiliki perusahaan. Publisitas merupakan suatu alat
promosi yang sering disebut sebagai usaha untuk “mensosialisasikan”
atau “memasyarakatkan” produk.
Dalam menerapkan strategi promosi, pihak perusahaan dapat
melakukan kombinasi secara berimbang dan terpadu sehingga konsumen
tergerak untuk melakukan keputusan membeli produk yang ditawarkan
kepada mereka.
159

