Page 180 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 180

5.4.1  Strategi Produk/Jasa

                              Strategi   produk/jasa   merupakan    langkah    perusahaan
                        mempertimbangkan  berbagai  aspek  yang  berhubungan  dengan
                        produk mulai dari merek, kualitas, kemasan, warna ke masa, jenis
                        kemasan,  serta  berbagai  pelayanan  khusus  yang  ditawarkan
                        perusahaan  guna  mendukung  penjualan  barang  dan  jasa.  Dalam
                        kondisi ini produk merupakan elemen yang paling penting, dimana
                        perusahaan  berusaha  untuk  memenuhi  “kebutuhan  dan  keinginan”
                        konsumen.

                              Ada dua jenis strategi produk/jasa yang dapat dikembangkan
                        pihak perusahaan daerah, yaitu :


                        a.  Pada bidang jasa, meliputi :
                            a.  Bidang jasa kecantikan salon, spa, dll
                            b.  Bidang usaha jasa konstruksi (construction), meliputi usaha
                               konstruksi bangunan, jembatan, pengairan, dan jalan raya;
                            c.  Bidang  usaha  perdagangan  (trade),  meliputi  usaha
                               perdagangan kecil (retail), grosir, agen dan ekspor impor dan
                               toko online
                            d.  Bidang usaha jasa keuangan (Financial Service) : perbankan
                               (Bank perkreditan rakyat), asuransi dan koperasi;
                            e.  Bidang usaha jasa perorangan (Personal Service),  meliputi
                               usaha potong rambut, salon laundry, catering;
                            f.  Bidang  jasa-jasa  umum  (Public  Service),  meliputi  usaha
                               pengangkutan, pergudangan, wartel, dan distribusi;
                            g.  Bidang  jasa  wisata  (tourism)  meliputi  berbagai  kelompok;
                               dimana  berdasarkan  UU  No  9  Tahun  1990  tentang
                               Kepariwisataan diantaranya : Jasa biro perjalanan wisata, jasa
                               agen  perjalanan  wisata,  jasa  pramuwisata,  jasa  konvensi
                               perjalanan  intensif  dan  pameran  dan  jasa  konsultan
                               pariwisata.










                                                   156
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185