Page 240 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 240

3)  Nilai-Nilai  Birokratik  meliputi  :  Kemampuan  teknis,  Spesialisasi,
                        Tujuan yang ditentukan, Tugas dalam tindakan, Rasional, Stabilitas,
                        dan Tugas terstruktur.
                    4)  Nilai-Nilai  Profesional  yang  mencakup  :  Keahlian,  Wewenang
                        memutuskan,     Penolakan    Kepentingan     pribadi,   Pengakuan
                        masyarakat, Komitmen Kerja, Kewajiban Sosial, Pengaturan sendiri,
                        Manfaat bagi Pelanggan, dan disiplin.
                    5)  Nilai-nilai Ekonomi, Yaitu : Rasional, Ilmiah, efisiensi, Nilai terukur
                        dengan materi, campur tangan minimal, dan kekuatan pasar.

                    Permasalahan  utama  berkenaan  dengan  pengembangan  sistem  nilai
               budaya organisasi/perusahaan, termasuk perusahaan daerah, yakni : Pertama,
               masih sering terjadinya praktik penyelenggaraan organisasi yang tidak sesuai
               dengan  nilai-nilai  budaya  organisasi/perusahaan  sebagaimana  disebutkan
               diatas.

                    Kedua, organisasi/perusahaan daerah tak memiliki kebijakan membangun
               budaya  organisasi/perusahaan.  berikut  tiga  komponen  untuk  membangun
               budaya kerja organisasi yang kondusif :








                                               Kerja Keras



                                               Membangun

                                                 Budaya
                                     Berani    Perusahaan

                                   Mengambil               Fokus Pada
                                                             Proses
                                     Risiko

                                 Gambar 6.4 : Budaya Kerja Kondusif
                             Sumber: Dezonda R. Pattipawae, Jurnal Sasi Vol. 17 No. 3
                                      Bulan Juli-September 2011, Hal.35.




                                                   216
   235   236   237   238   239   240   241   242   243   244   245