Page 241 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 241
1) Berani Mengambil Resiko : Keberanian mengambil resiko merupakan
salah satu nilai yang diperlukan untuk membangun suatu budaya
organisasi/perusahaan. sikap ini berkaitan dengan naluri dan
kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat sambil
mempertimbangkan risiko yang dapat timbul pada masa datang. Sikap
biasanya muncul dari yang dewasa.
2) Fokus Pada Proses : Individu yang dihargai dalam budaya ini adalah
yang mencoba untuk melindungi integritas sistem lebih dari kepentingan
pribadi. Di lembaga pemerintah, karyawan bahkan tak memperoleh
umpan balik. Sebagai akibatnya, efektifitas pekerjaan sampai terjadi
sesuatu yang membutuhkan evaluasi.
3) Kerja Keras : Berkomitmen dan kerja keras termasuk nilai budaya
perusahaan yang sulit, penuh dengan aktifitas yang energetik.
Lingkungan budaya ini sangat kondusif bagi orang-orang yang aktif,
erat dengan pencapaian target tertentu.
1.6. Nilai Spiritualitas dalam budaya Organisasi
Budaya organisasi merupakan nilai-nilai perusahaan dalam realitasnya.
Greerzt Hofstede dalam Budiharjo (2004) mendefinisikan nilai dengan lebih
sederhana yaitu a board tendency to prefer certain states of affair over others.
Secara umum nilai mempunyai tiga fungsi utama yaitu sebagai acuan pemberi
arah perilaku manusia sebagai general plan untuk pemecahan konflik dan
pengambilan keputusan serta sebagai motivator dalam menghadapi situasi
sehari-hari. Sistem nilai yang dianut oleh seorang manajer berkontribusi
secara signifikan dengan keberhasilan organisasi dan nilai pribadi seorang
direktur sangat menentukan strategi perusahaan yang dipimpinnya (England;
Gruth dan Tagiuri dalam Budiharjo, 2004). Banyak tokoh berhasil menjadi
teladan dan inspirasi karena kepemilikan nilai-nilai unik yang diyakininya.
Beberapa contoh di Indonesia seperti Tirto Utomo, Ciputra, Abdullah
Gymnastiar, Jacob Utomo dan lainnya (Swa, Agustus 2006). Jadi, nilai
merupakan inti dari budaya yang mempengaruhi keyakinan, sikap dan
perilaku individu serta kelompok. Dengan demikian nilai perusahaan memiliki
fungsi yang sangat mendasar dalam menggerakkan organisasi dalam rangka
mencapai tujuannya.
217

