Page 235 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 235
6) Climate yaitu perasaan yang secara eksplisit dapat terasa dari keadaan
fisik organisasi dan interaksi antar karyawan, interaksi atasan dan
bawahan, juga interaksi dengan pelanggan atau organisasi lain.
7) Embedded Skills yaitu kompetensi khusus dari anggota organisasi dalam
menyelesaikan tugasnya dan kemampuan menyalurkan keahliannya dari
satu generasi ke generasi lainnya.
8) Habits of thinking, mental models, and/or linguistic paradigms yaitu
adanya suatu kesamaan frame yang mengarahkan pada persepsi (untuk
dapat mengurangi adanya perbedaan persepsi), pikiran dan bahasa yang
digunakan oleh para karyawan dan diajarkan pada karyawan baru pada
awal proses sosialisasi.
9) Shared Meanings yaitu rasa saling pengertian yang diciptakan sendiri
oleh karyawan dari interaksi sehari-hari.
10) Root Metaphors or Integrating Symbols yaitu ide-ide, perasaan dan citra
organisasi yang dikembangkan sebagai karakteristik organisasi yang
secara sadar maupun tidak sadar tercermin dari bangunan, layout ruang
kerja dan materi artifact lainnya. Hal ini merefleksikan respon
emosional dan estetika anggota organisasi, disamping kemampuan
kognitif atau kemampuan evaluatif anggota organisasi.
Djokosantoso (2005) mengemukakan bahwa budaya
organisasi/perusahaan tidak muncul begitu saja dari kehampaan. Budaya
organisasi/perusahaan terbentuk karena beberapa hal seperti berikut :
a. Lingkungan usaha. Lingkungan dimana organisasi/perusahaan
beroperasi akan menentukan budaya dan kegiatan dari
organisasi/perusahaan tersebut.
b. Nilai-nilai, yaitu konsep dasar dan keyakinan utama dari suatu
organisasi/perusahaan.
c. Panutan atau keteladanan. Budaya organisasi/perusahaan akan
bertumbuh baik jika organisasi/perusahaan itu memiliki orang-orang
yang dapat dijadikan contoh atau teladan. Biasanya yang menjadi
teladan adalah pemimpin organisasi/perusahaan.
d. Ritual, yaitu acara-acara rutin atau kebiasaan yang selalu dilakukan
oleh warga organisasi/perusahaan.
e. Network, jaringan komunikasi informal di organisasi/perusahaan
yang dapat menjadi saluran penyebaran nilai-nilai.
211

