Page 363 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 363
kendaraan bermotor roda dua seperti Honda bersaing dengan Yamaha, Suzuki,
Kawasaki, dan lain-lain.
h. Risiko Pelanggan
Risiko kerugian berkaitan dengan perubahan selera pelanggan yang terdiri
dari kelompok individu yang membayar uang untuk memperoleh barang/jasa
perusahaan. Pelanggan bisa terdiri dari individu maupun organisasi swasta
maupun pemerintah.
i. Risiko Pemasok
Risiko kerugian berkaitan perubahan perilaku pemasok yang merupakan
organisasi yang menyediakan sumber daya bagi organisasi lain. Biasanya
berkaitan dengan perubahan harga dan Jumlah pesanan.
j. Risiko Pembuat Peraturan (Regulators)
Risiko kerugian berkaitan dengan perubahan peraturan yang dibuat
pembuat aturan. Pembuat peraturan merupakan pihak pemerintah yang
mengendalikan, mengatur dan mempengaruhi kebijakan dan praktek sebuah
organisasi secara fair dan aman bagi semua pihak. Risiko kerugian jenis ini
biasanya berhubungan dengan perubahan peraturan di bidang perpajakan,
perubahan bahan bakar dan lain sebagainya yang berhubungan langsung
dengan perusahaan.
3.2 Risiko Murni (Pure Risk)
Risiko Murni merupakan suatu ketidakpastian terjadi, maka kejadian
tersebut pasti menimbulkan kerugian. Risiko murni dapat dikelompokkan
menjadi 3 (tiga) tipe risiko, yaitu :
a) Risiko aset fisik : risiko yang berakibat timbulnya kerugian pada aset fisik
suatu perusahaan/organisasi. Contoh : kebakaran, banjir, gempa, tsunami,
gunung meletus, dan lain-lain.
b) Risiko Karyawan : risiko yang disebabkan karena apa yang dialami oleh
karyawan yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi. Contoh,
kecelakaan kerja yang menyebabkan terganggunya aktivitas perusahaan.
c) Risiko Legal : risiko dalam bidang kontrak yang mengecewakan atau
kontrak tidak berjalan sesuai dengan rencana. Contoh : perselisihan
339

