Page 365 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 365
3.7 Risiko Objektif (Objective Risk) :
Risiko obyektif merupakan ketidakpastian usaha akibat probabilitas
penyimpangan aktual dari yang diharapkan sesuai dengan pengalaman.
3.8 Risiko Menurut Sumbernya
Menurut Eduardus Tandelilin, sumber-sumber risiko adalah :
a) Risiko Suku Bunga. Naik turunnya suku bunga perbankan akan
mempengaruhi keputusan publik dalam menetapkan keputusannya.
Jika suku bunga naik maka publik akan menyimpan dananya di bank
seperti dalam bentuk deposito, namun jika turun maka publik akan
menggunakan uangnya untuk membeli saham.
b) Risiko Pasar. Kondisi risiko pasar dapat dilihat pada saat fluktuasi
pasar, krisis moneter, dan resesi ekonomi.
c) Risiko Inflasi. Saat inflasi daya beli masyarakat turun, sedangkan
saat normal daya beli masyarakat naik.
d) Risiko Bisnis (Business Risk). Yaitu risiko yang dihadapi
perusahaan dalam menjalankan bisnis guna meraih keuntungan
kompetitif (competitive advantage) dan menambah nilai bagi para
shareholders atau pemegang saham.
Dari sisi perusahaan, secara garis besar risiko bisnis mencakup :
Keputusan bisnis (business decision) yang diambil oleh eksekutif
perusahaan, seperti keputusan investasi, keputusan pengembangan
produk, strategi pemasaran, dan pilihan bentuk struktur
organisasi/perusahaan.
Lingkungan bisnis (business environment), tempat perusahaan
menjalankan bisnisnya.
e) Risiko Finansial (Financial Risk) adalah risiko yang berkaitan dengan
kemungkinan mengalami kerugian ketika suatu pihak melakukan
aktivitas pasar uang (financial market). Sebagai misal, kerugian akibat
volatilitas pergerakan suku bunga tertentu, atau obligasi yang mengalami
pembatalan bayar (default).
f) Risiko Likuiditas (liquidity risk) yaitu risiko bank tidak memiliki uang
tunai atau aktiva jangka pendek yang dapat diuangkan segera dalam
341

