Page 474 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 474
'Tapi tidakkah mereka mencoba membunuh kalian sewaktu melihat kalian?'
tanya Ron tidak percaya.
'Jelas ada di pikiran beberapa dari mereka,' kata Hagrid sambil mengangkat
bahu,
'tapi kami lakukan apa yang Dumbledore suruh, yakni angkat hadiah kami
tinggi-tinggi dan tatap mata kami ke Gurg dan abaikan yang lainnya. Jadi itu
yang kami lakukan. Dan sisanya jadi diam dan amati kami lewat dan kami
sampai tepat di kaki Karkus dan kami membungkuk dan letakkan hadiah kami di
depannya.'
'Apa yang kalian berikan kepada raksasa?' tanya Ron tidak sabaran. 'Makanan?'
'Tidak, dia bisa dapat makanan sendiri,' kata Hagrid. 'Kami membawakannya
sihir.
Raksasa suka sihir, cuma tidak suka kita gunakan lawan mereka. Bagaimanapun,
hari pertama itu kami beri dia ranting api Gubraithian.'
Hermione berkata, 'Wow!' dengan pelan, tetapi Harry dan Ron merengut tidak
mengerti.
'Ranting --?'
'Api abadi,' kata Hermione kesal, 'kalian seharusnya sudah tahu sekarang.
Profesor Flitwick menyebutnya setidaknya dua kali dalam kelas!'
'Well, ngomong-ngomong,' kata Hagrid cepat-cepat, menyela sebelum Ron bisa
menjawab balik, 'Dumbledore menyihir ranting ini untuk terbakar selamanya,
yang bukan sesuatu yang bisa dilakukan setiap penyihir, dan aku letakkan di
salju dekat kaki Karkus dan berkata, "Hadiah untuk Gurg raksasa dari Albus
Dumbledore, yang mengirimkan salam hormatnya."'
'Dan apa yang dikatakan Karkus?' tanya Harry bersemangat.
'Tidak ada,' kata Hagrid. 'Tak bisa bahasa Inggris.'
'Kau bercanda!'
'Tak masalah,' kata Hagrid tidak terganggu, 'Dumbledore sudah peringatkan

