Page 477 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 477
Hermione mengatupkan tangannya ke mulutnya.
'Bagaimana kau lolos dari itu?' tanya Harry.
'Takkan bisa kalau Olympe tak ada di sana,' kata Hagrid. 'Dia menarik keluar
tongkatnya dan melakukan beberapa mantera tercepat yang pernah kulihat.
Benar-benar luar biasa. Kena dua yang sedang memegangku tepat di mata
dengan Kutukan Conjunctivitus dan mereka langsung jatuhkan aku -- tapi waktu
itu kami dalam masalah, kar'na kami gunakan sihir lawan mereka, dan itulah
yang dibenci raksasa tentang penyihir. Kami harus kabur dan kami tahu tak
mungkin kami bisa jalan ke dalam kamp itu lagi.'
'Astaga, Hagrid,' kata Ron pelan.
'Jadi, kenapa kau butuh waktu begitu lama untuk pulang kalau kau cuma di sana
tiga hari?' tanya Hermione.
'Kami tidak pergi setelah tiga hari!' kata Hagrid, tampak marah. 'Dumbledore
mengandalkan kami!'
'Tapi kau bilang tak mungkin kalian bisa kembali!'
'Tidak waktu siang, tidak. Kami cuma harus berpikir kembali sedikit. Habiskan
beberapa hari sembunyi di gua dan mengamati. Dan apa yang kami lihat tidak
bagus.'
'Apakah dia merenggut kepala-kepala lagi?' tanya Hermione, terdengar mual.
'Tidak,' kata Hagrid, 'kuharap begitu.'
'Apa maksudmu?'
'Maksudku kami segera mendapati dia tidak keberatan dengan semua penyihir --
cuma kami.'
'Para Pelahap Maut?' kata Harry dengan cepat.
'Yep,' kata Hagrid muram. 'Beberapa dari mereka kunjungi dia setiap hari, bawa
hadiah-hadiah untuk Gurg, dan dia tidak memegang mereka terbalik.'
'Bagaimana kau tahu mereka Pelahap Maut?' kata Ron.

