Page 537 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 537
langit-langit, terlihat seperti bola sabun raksasa. Lebih banyak lagi penyihir
wanita dan pria berjubah hijau limau berjalan keluar masuk pintu-pintu yang
mereka lewati; gas kuning berbau busuk berhembus ke gang ketika mereka
melewati salah satu pintu, dan beberapa waktu sekali mereka mendengar ratapan
dari jauh. Mereka menaiki sejumlah anak tangga dan memasuki koridor Cedera
Akibat Makhluk, di mana pintu kedua dari kanan bertuliskan: Bangsal Dai
Llewellyn 'Berbahaya': Gigitan Serius. Di bawahnya ada sebuah kartu dalam
pegangan kuningan di mana tertulis dengan tulisan tangan: Penyembuh yang
Memimpin: Hippocrates Smethwyck. Penyembuh Magang: Augustus Pye.
'Kami akan menunggu di luar, Molly,' Tonks berkata. 'Arthur tidak akan mau
terlalu banyak pengunjung seketika ... harusnya keluarga dulu.'
Mad-Eye menggeramkan persetujuannya atas ide ini dan menyandarkan
punggungnya terhadap dinding koridor, mata sihirnya berputar ke segala arah.
Harry juga mundur, tetapi Mrs Weasley menjulurkan sebuah tangan dan
mendorongnya melalui pintu, sambil berkata, 'Jangan tolol, Harry, Arthur ingin
berterima kasih kepadamu.'
Bangsal itu kecil dan agak suram, karena satu-satunya jendela yang ada sempit
dan terletak tinggi pada dinding yang menghadap pintu. Sebagian besar cahaya
datang dari lebih banyak gelembung kristal bersinar yang mengelompok di
bagian tengah langit-langit. Dinding-dindingnya diberi panel kayu ek dan ada
sebuah potret seorang penyihir pria yang bertampang agak kejam di dinding,
diberi judul: Urquhart Rackharrow, 1612-1697, Pencipta Kutukan Pengeluaran-
Usus.
Hanya ada tiga pasien. Mr Weasley menempati tempat tidur di ujung bangsal di
samping jendela kecil itu. Harry senang dan lega melihat bahwa dia duduk
bersandar pada beberapa bantal dan sedang membaca Daily Prophet dengan
sinar matahari terpencil yang jatuh ke atas tempat tidurnya. Dia melihat ke atas
ketika mereka berjalan menujunya dan, melihat siapa yang datangm tersenyum.
'Halo!' dia memanggil, sambil melempar Prophet ke samping. 'Bill baru saja
pergi, Molly, harus kembali bekerja, tapi dia bilang dia akan mampir ke
tempatmu nanti.'
'Bagaimana keadaanmu, Arthur?' tanya Mrs Weasley, sambil membungkuk
untuk mencium pipinya dan memandang cemas ke wajahnya. 'Kamu masih
kelihatan sedikit pucat.'

