Page 566 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 566

Neville terlihat seolah-olah dia lebih suka berada di manapun di dunia kecuali di
               sini. Suatu rona ungu menjalar di wajahnya yang bundar dan dia tidak
               mengadakan kontak mata dengan satupun dari mereka.


               'Ah, ya,' kata neneknya, sambil memandang Harry dengan seksama dan
               mengulurkan tangan keriput yang mirip cakar kepadanya untuk bersalaman. 'Ya,
               ya, aku tahu siapa kau, tentu saja. Neville sangat memujimu.'


               'Er -- trims,' kata Harry sambil bersalaman. Neville tidak memandangnya, tapi
               mengamati kakinya sendiri, rona wajahnya semakin dalam sementara itu.


               'Dan kalian berdua jelas keluarga Weasley,' Mrs Longbottom melanjutkan,
               sambil mengulurkan tangannya dengan khidmat kepada Ron dan Ginny
               bergantian. 'Ya, aku kenal orang tua kalian -- tidak kenal baik, tentunya -- tapi
               orang-orang yang baik, orang-oang yang baik ... dan kau pasti Hermione
               Granger?'


               Hermione tampak agak terkejut bahwa Mrs Longbottom tahu namanya, tapi
               tetap bersalaman bagaimanapun.


               'Ya, Neville sudah menceritakan kepadaku semua tentang dirimu. Membantunya
               keluar dari beberapa kesulitan, bukan begitu? Dia anak yang baik,' katanya
               sambil memberi pandangan tajam menilai lewat hidungnya yang agak kurus
               kepada Neville,


               'tapi dia tidak punya bakat ayahnya, aku kuatir mengatakannya.' Dan dia
               menyentakkan kepalanya ke arah dua ranjang di ujung bangsal itu, sehingga
               burung nazar isian di topinya bergetar mengkhawatirkan.


               'Apa?' kata Ron, terlihat heran. (Harry ingin menginjak kaki Ron, tapi hal seperti
               itu jauh lebih sulit dilakukan tanpa diperhatikan kalau kau memakai celana jins
               bukannya jubah.) 'Apakah ayahmu yang di ujung situ, Neville?'


               'Apa ini?' kata Mrs Longbottom dengan tajam. 'Apakah kau belum memberitahu
               teman-temanmu mengenai orang tuamu, Neville?'


               Neville mengambil napas dalam-dalam, memandang ke langit-langit dan
               menggelengkan kepalanya. Harry tak bisa ingat pernah merasa lebih prihatin
               kepada siapapun, tapi dia tak bisa memikirkan cara apapun untuk membantu
               Neville keluar dari situaasi itu.


               'Well, tidak perlu merasa malu!' kata Mrs Longbottom dengan marah. 'Kau
   561   562   563   564   565   566   567   568   569   570   571