Page 563 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 563
tersenyum hangat kepada Harry dan yang lainnya.
'Oh, Gilderoy, kau punya pengunjung! Betapa bagusnya, dan di Hari Natal juga!
Tahukah kalian, dia tak pernah mendapat mengunjung, anak malang, dan aku tak
bisa mengira kenapa, dia begitu manis, bukan?'
'Kami sedang melakukan tanda tangan!' Gilderoy memberitahu Penyembuh itu
dengan senyum berkilau lagi. 'Mereka mau banyak, tidak mau terima penolakan!
Aku hanya berharap kami punya cukup foto!'
'Dengarkan dia,' kata si Penyembuh sambil memegang lengan Lockhart dan
tersenyum sayang kepadanya seolah-olah dia anak berusia dua tahun yang terlalu
cepat dewasa. 'Dia agak terkenal beberapa tahun yang lalu; kami sangat berharap
bahwa kegemarannya memberi tanda tangan adalah suatu tanda bahwa
ingatannya mungkin mulai kembali. Maukah kalian melangkah ke sini? Dia ada
dalam bangsal tertutup, kalian tahu, dia pasti telah meyelinap keluar sewaktu aku
membawa masuk hadiah-hadiah Natal, pintu biasanya dikunci ... bukannya dia
berbahaya! Tapi,' dia menurunkan suaranya menjadi bisikan, 'dia agak berbahaya
bagi dirinya sendiri, berkati dia ... tak tahu siapa dia, kalian paham, berkeliaran
dan tak ingat bagaimana kembali ... baik sekalil kalian datang untuk
menemuinya.'
'Er,' kata Ron sambil memberi isyarat tanpa guna pada lantai di atas, 'sebenarnya,
kami Cuma -- er --'
Tetapi si Penyembuh sedang tersenyum penuh pengharapan kepada mereka, dan
gumaman lemah Ron 'akan minum secangkir teh' menghilang. Mereka saling
berpandangan tak berdaya lalu mengikuti Lockhart dan Penyembuhnya
menyusuri koridor.
'Kita jangan tinggal lama-lama,' Ron berkata pelan.
Penyembuh itu menunjukkan tongkatnya pada pintu Bangsal Janus Thickey dan
bergumam, 'Alohomora.' Pintu berayun terbuka dan dia memimpin jalan ke
dalam, sambil memegang lengan Gilderoy dengan mantap sampai dia
menempatkannya ke sebuah kursi berlengan di samping tempat tidurnya.
'Ini bangsal penghuni jangka panjang kami,' dia memberitahu Harry, Ron,
Hermione dan Ginny dengan suara rendah. 'Untuk kerusakan akibat mantera
yang permanen, kalian tahu. Tentu saja, dengan jimat dan guna-guna dan

