Page 143 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 143

Keping 54


             Jemari Alfa bersiaga di atas tuts. “Kalau sepuluh persen
           saja dari semua omonganmu itu benar, setidaknya kamu bisa

           membuktikan satu hal yang paling simpel. Nomor telepon
           satelit dr. Kalden.”
             “Seriously?” seru Kell. Dengan kasar ia ikut menyibak selimut,
           menyalakan lampu, kemudian berjongkok di depan ransel
           yang diparkir di samping tempat tidurnya. Ia mengeluarkan

           sebuah buku kecil bersampul biru dengan kertas yang sudah
           bergelombang dan menguning.
             “Kamu mencatatnya di buku itu? Kamu PERLU mencatat?
           What ever happened to the telepathic superhighway?”
             “Catatan mortal untuk data mortal, oke?” gumam Kell.
           “Plus, aku tidak jago menghafal angka. Sini.” Kell mengambil
           alih  ponsel  Alfa  dan  memencet  sederet  angka.  Setelah
           terdengar nada sambung, Kell mengembalikannya lagi.

             Alfa menerima ponselnya dengan ragu-ragu. Nada
           sambung berbunyi beberapa kali sampai sebuah suara akhirnya
           terdengar. Suara anak laki-laki. “Hello?”
             “Norbu?” tanya Alfa.
             “Who’s this?”

             “It’s Alfa. Hey, you speak English?”
             “Busy!”
             Sambungan telepon itu disudahi.
             Kening Alfa berkerut. Ia kembali memencet tombol
           panggil.
             “Hello?” Suara Norbu terdengar kesal.



           128
   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148