Page 144 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 144
IntelIgensI embun PagI
“Norbu, I need to speak with dr. Kalden….”
“Busy! No call!” Telepon itu diputus lagi.
“That punk,” umpat Alfa.
Masih dalam posisi jongkok, Kell terkikik geli. “Sepuluh
kali lagi kamu telepon, jawaban dia pasti sama.”
“Kenapa begitu? Apa maksudnya?”
“Karena kebutuhan Alfa Sagala tidak terdaftar dalam
jadwalnya.”
“Apa-apaan? Jadwal apa, sih?”
“Semua langkah para Umbra sudah diantisipasi sebelumnya.
Seperti jadwal instruksi. Keinginanmu menelepon dr. Kalden
hanya untuk mengganggu tidurku, alias nggak penting, jadi
nggak bakal muncul dalam daftar instruksi Norbu.”
Alfa melengos sambil melempar ponselnya ke kasur.
“Yang penting tujuanmu tercapai, kan? Norbu dan telepon
satelit. Ucapanku terbukti.” Kell kembali ke tempat tidurnya.
“Get some rest, Sagala.”
“Setidaknya kamu bisa kasih aku briefing apa kek, besok
kita harus ngapain, ketemu siapa, mau ke mana….”
“Rencana kita jelas. Besok kita akan mencoba
menyelamatkan kedua teman gugusmu.”
“Dengan cara apa?”
“Sudah kubilang, ini permainan catur. Dua menteri untuk
menangkal dua menteri. Satu pion untuk menjemput. Kamu,
tunggu di mobil.”
129

