Page 274 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 274

IntelIgensI embun PagI

              “Pakai gula?” Kas tahu-tahu muncul di belakang mereka.
              “Mauku pakai wiski, es, dan irisan lemon. Berhubung
           kondisi asrama ini memprihatinkan, yah, gula juga nggak apa-

           apa,” jawab Kell sambil melengos.
              “Sudah toh, Kell. Ndak usah ditutup-tutupi. Jujur saja,” kata
           Kas sebelum menghilang lagi ke dalam.
              “Jujur tentang apa, maksudnya?” tanya Alfa.
              Kell menghela napas.  “Kamu lahir dari rahim ibumu,
           betul?”
              “Mudah-mudahan betul,” jawab Alfa,  “sori, belakangan
           realitas ini terlalu membingungkan untuk menjawab apa pun
           secara konvensional.”

              “Aku tidak lahir dari rahim siapa-siapa. Begitu juga Kas.
           Tubuh kami sepenuhnya diimpor. Kalau tidak distabilkan
           oleh alat-alat bantu tertentu, kami akan… hmmm…,” Kell
           menelengkan kepala, “lenyap.”
              “Lenyap? Menguap? Menyublim?”
              “Seperti kami disedot hilang oleh udara, sekaligus.” Kell
           membunyikan efek isapan.  “Dibandingkan tubuh kalian,
           tubuh kami ini sebetulnya hanya ‘seolah-olah’.”
              “You’re not real?” Dengan ujung telunjuknya Alfa mencocok
           lengan Kell. “But you look awfully real. You feel real!”
              Kell melirik ke arah pintu yang terbuka di belakangnya.
           “Bodhi wouldn’t agree. Apa yang dia tangkap sekarang berbeda

           dengan apa yang kamu lihat.”
              “Monggo, Juragan.” Kas muncul dengan dua gelas belimbing
           berisi teh panas.


                                                                 259
   269   270   271   272   273   274   275   276   277   278   279