Page 338 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 338

IntelIgensI embun PagI

              “Kalau di ruangan ini ada Sarvara, kita nggak bakal tahu,
           Mas. Mereka juga persis sama dengan kita,” tandas Toni.

              “Kamu bilang, Infiltran bisa mengalkulasi masa depan.
           Apa artinya mereka juga memperhitungkan kedatanganmu
           kemari?” tanya Re. “Kenapa kamu buka ini semua ke kami,
           Ton?”
              Pertanyaan kedua yang paling dihindarinya, tapi Toni tidak

           bisa menghindar. Sejak kemunculan Gio, peristiwa-peristiwa
           di sekitarnya mulai keluar jalur.  Toni mencium jejak baru
           yang perlu ia telusuri, melibatkan orang-orang di dekatnya.
           Keterbukaannya adalah pertaruhan demi mengejar jawaban.
           Pertaruhan yang ia rasa layak.
              “Aku nggak  tahu mereka sudah memperhitungkan
           pertemuan kita ini atau nggak. Yang jelas, ada yang mereka
           tutupi. Nggak tahu apa. Aku membuka ini karena aku nggak

           sanggup cari jawaban sendirian,” jawab Toni. “Sepanjang aku
           kenal mereka, ini baru pertama kalinya Infiltran nggak punya
           jawaban  untuk  masa  depan.  Semua  itu  gara-gara  Bintang
           Jatuh.”


















                                                                 323
   333   334   335   336   337   338   339   340   341   342   343