Page 341 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 341
Keping 69
mengungkapkan apa yang terjadi di rumah Sati. Apalagi,
kepada Watti.
“Kenapa kamu harus dihipnotis profesional segala?”
“Awalnya memang gara-gara sakit, Wat….”
“Ke dokter atuh! Kenapa jadi malah ke tukang hipnotis?
Ngaco kamu, Tra.”
“Eh. Dulu saya epilepsi kamu malah nyuruh Bang Nelson
bikin upacara pengusiran roh jahat….”
“Itu kan dulu, Tra. Saya sekarang sudah insaf. Kamu jangan
ikut aneh-anehlah. Epilepsi kamu mungkin belum sembuh
total. Sudah, ke dokter saja. Keluarganya Kang Atam kan
banyak yang dokter terkenal, nanti saya mintain diskon.”
Jika ada satu hal mengenai Watti yang Elektra kagumi betul
adalah kemampuannya mengubah konteks apa pun berbalik
menjadi ajang pamer keunggulan. Dan, Watti hampir selalu
berhasil menjadi yang lebih unggul.
“Sekarang saya yakin, saya bakal masuk surga kalau mati,
Wat. Kemarin sudah dikasih bocoran. Saya sudah lihat surga
kayak apa,” Elektra menegaskan sekali lagi.
“Khayal, ah.”
“Terserah kalau nggak percaya. Pokoknya saya ketemu
Mami sama Dedi.”
Di ujung sana, Watti terdiam. Setelah beberapa saat, ia pun
berkata dengan suara iba, “Kamu istirahat saja deh, Tra. Jangan
capek-capek. Hari ini liburkan sajalah klinikmu. Kamunya
juga sakit, gimana mau nyembuhin yang sakit?”
326

