Page 42 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 42
IntelIgensI embun PagI
Gio terdiam. Omongan Luca terasa segetir cairan
Ayahuasca.
“Empat batu itu merepresentasikan anggota gugusmu,”
sambung Luca.
“Partikel, Gelombang, Permata, dan…,” Gio menelan
ludah, “Kabut.”
“Sekarang kamu tahu kenapa muncul sebutan ‘Chawpi
Tuta’. It’s been under your nose all along, Midnight Mist.”
“Aku tahu format lengkap kami berenam. Fungsi kami
berubah sesuai siklus, tapi nama kode kami selalu sama.
Berenam kami membentuk jaringan inteligensi. Di siklus kali
ini aku adalah Peretas Kunci. Menemukan Peretas Gerbang
adalah prioritasku yang utama. Tanpa dia, tanpa kami berdua,
tidak akan ada Peretas Puncak.”
Luca bertepuk tangan. “I’m impressed.”
“So, that’s it? Tidak ada tip, petunjuk, informasi tambahan
apa pun darimu?”
“Satu ingatan memicu ingatan berikutnya. Satu peristiwa
mendorong peristiwa lainnya. Rencana kalian, hidup kalian
sejak lahir, sudah tersusun dengan kompleksitas yang luar
biasa. Terlalu sedikit petunjuk, proses kalian mandek. Terlalu
banyak petunjuk, domino kalian jatuh berantakan tidak
terkendali. Saat ini, pengetahuanmu sudah cukup. Biarkan itu
mendorongmu ke peristiwa berikutnya. Kamu harus percaya
pada proses yang sudah kamu rancang sendiri.”
27

