Page 386 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 386

IntelIgensI embun PagI

              Toni mengambil posisi, meluncur ke tengah meja. “Tadi aku
           berhasil remote log-in pakai laptop Mas Re, dan aku sudah cek

           daftar running process. Dugaanku bukan virus atau hacker, tapi
           ada program yang bolak-balik crash di sistem. Aku nggak akan
           memproses forensiknya di server, Mas. Aku harus investigasi
           dari komputer lain. Program begitu biasanya baru ketahuan
           belangnya kalau sudah dikasih ruang bermain baru.”

              “Bisa pakai salah satu laptopku?” tanya Re.
              Toni meraih satu CD kosong dari tumpukan CD dalam
           sebuah kontainer plastik yang ada di atas meja. “Aku ambil
           snapshot  sistemnya, kopi  sebentar  ke CD.  Habis  itu,  aku
           running ulang semuanya dari laptop.” Toni berdeham sambil
           melirik ketiganya.  “Kerjaku paling efektif kalau ditinggal
           sendiri.”
              “All yours.”  Re mengacungkan jempol sambil mundur

           teratur.
              Tak lama, pintu di puncak tangga menutup, meninggalkan
           Toni sendirian. Begitu proses pembakaran dokumennya
           selesai, Toni tidak membuang waktu. Ia pindah duduk di sofa,
           memangku laptop yang dipinjamkan Re. Segera ia merunut

           daftar program, melacak keganjilan yang ditemukannya sejak
           kali pertama mengecek dari tempat Dimas tadi. Sebuah berkas
           biner dengan nama asing yang mencuri perhatiannya: Foniks.









                                                                 371
   381   382   383   384   385   386   387   388   389   390   391