Page 381 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 381
Keping 71
bertingkat. Lempengan yang melapisi bagian bawah sudah
setengah terbuka akibat benturan. Gio mengangkat sekat
kaleng itu dan menemukan sehelai amplop cokelat yang
sebagian melengkung karena dipaksakan masuk ke wadah
yang lebih kecil.
Gio menarik surat itu keluar, menemukan nama “Zarah”
ditulis di bagian depan amplop dengan tulisan tangan cetak
miring. Nama pengirim ditulis di pojok kiri atas. “Dari: Ayah”.
Gio mengenalinya seketika. Tulisan tangan itu identik dengan
tulisan tangan Firas di jurnal-jurnalnya.
Dalam kondisi normal, Gio tidak akan berani membuka
surat itu tanpa seizin Zarah. Namun, dalam situasi ini,
isi amplop cokelat dalam genggamannya bisa jadi adalah
petunjuk yang masih bersembunyi dari pencarian mereka
selama beberapa hari terakhir.
Gio membukanya hati-hati. Secarik kertas kuarto terlipat
tiga. Ditulis dengan mesin tik, surat itu persis sama dengan
yang ia baca di jurnal Firas. Satu-satunya pembeda adalah
tulisan tangan Firas di balik halaman tersebut, tertoreh tipis
dengan pensil, dan tidak ikut terfotokopi dalam salinan jurnal.
Tulisan itu sudah mengabur oleh waktu, jejak pensilnya
melebar dan membaur, tapi kata-kata pendek itu masih cukup
jelas untuk diartikan:
Zarah. Partikel. Peretas Gerbang.
Berkali-kali, Gio membaca ulang empat kata yang tertera
hingga akhirnya kertas itu lepas dari genggamannya, jatuh ke
366

