Page 496 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 496

IntelIgensI embun PagI

              Zarah bertanya-tanya dalam hati, apakah ia satu-satunya
           yang sama sekali baru dengan pengetahuan itu?  Yang lain

           tampak mantap menyandang identitas mereka.  “Zarah.
           Partikel,” ucapnya canggung. “Peretas Portal.”
              “Peretas Gerbang,” sahut Gio hati-hati. Ia pun menyapukan
           pandangannya ke ruangan berbentuk segienam itu. “Kita di
           mana?”

              “Rumah suaka. Aku dan Alfa sempat ditampung di sini,”
           jawab Bodhi.
              “Oleh Infiltran? Jadi, sudah ada yang menemui kalian?”
           tanya Gio.
              Alfa mengacungkan tiga jari. “Trio Infiltran.”
              “Mereka yang bawa kalian ke Bukit Jambul?” tanya Gio
           lagi.
              “Tempat  tadi  itu?”  Bodhi  lantas  menggeleng.  “Kami

           mengikuti jalur kalian.”
              “Jalur?” Zarah mengernyitkan dahi.
              “Aku bisa lihat kalian, eh, jalur kalian, maksudku kisi
           Peretas,” jelas Bodhi. “Tahu itu apa?”
              Zarah dan Gio sama-sama menggeleng.

              “Bodhi punya mata X-Ray, atau apalah-itu-Ray, yang bisa
           lihat jalur Peretas, Infiltran, dan Sarvara. Dia lihat kalian
           berdua ke arah bukit. Kami ikut,” Alfa meringkas.
              “Jadi, ini gugus kita?” Zarah memandang berkeliling.
              “Masih kurang dua orang,” jawab Alfa lagi.
              “Petir terputus,” timpal Bodhi.



                                                                 481
   491   492   493   494   495   496   497   498   499   500   501