Page 498 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 498

IntelIgensI embun PagI

              “Kami tahu siapa Pak Simon,” potong Alfa. “Dia Sarvara.

           Kamu transaksi dengan dia?” Raut muka Alfa seketika
           mengeras.
              “Ayahku ditahan di tempat yang namanya Sunyavima. Pak
           Simon janji mengeluarkan Ayah dari sana. Syaratnya, aku

           harus menghancurkan portal. Tapi, kita semua keburu terisap
           ke dalam dan langsung terlempar lagi keluar. Aku belum
           sempat melakukan apa-apa.”
              “Portal tidak bisa hancur. Cuma bisa dibalik,” kata Alfa.
           “Kamu dijebak.”
              “Ayahku berhasil keluar. Aku lihat,” bantah Zarah. Sambil

           meringis menahan nyeri, ia bangkit berdiri. “Aku harus cari
           dia dulu.”
              “Zarah. Jangan pergi,” tahan Bodhi.  “Banyak yang kita
           belum paham. Kita tunggu Infiltran-Infiltran itu datang

           dulu….”
              “Kita ada di sini untuk tujuan besar, aku tahu. Tapi, sekarang
           ini ada yang lebih prioritas buatku. Sori,” ucap Zarah.
              “Kamu transaksi dengan Sarvara, terus sekarang mau cabut
           begitu saja demi urusan pribadi?” ucap Alfa dengan tajam.

              Zarah menatap Alfa lurus-lurus. “Aku nggak kenal kamu.
           Tapi, aku yakin kamu tahu rasanya jadi seorang anak. Ayahku
           hilang dua belas tahun dan akhirnya aku bisa lihat dia lagi
           untuk pertama kalinya. Ada urusan yang bisa lebih penting

           dari itu?”



                                                                 483
   493   494   495   496   497   498   499   500   501   502   503