Page 78 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 78

IntelIgensI embun PagI

           her intoxicating scent.” Kell menghirup udara dengan dramatis.
           “They don’t sell it in a bottle, Alfa. Everything about her is one of

           a kind.”
              Alfa tak berkutik. Omongan Kell telak menamparnya.
              “You’re in love with her, aren’t you?
              “In love? Give me a break,” tangkis Alfa. “Aku… kami cuma
           bertemu sekali. Aku belum benar-benar kenal dia, tapi….” Alfa

           pun tersadar tak ada gunanya lagi menutup-nutupi. Orang
           paling bebal pun bisa tahu upayanya yang memprihatinkan.
           “Rasanya aku sudah mengenal dia lama sekali. Seperti ada
           hubungan yang sangat kuat di antara kami. Ini mungkin
           terdengar konyol buatmu, Kell. Bahkan gila.”
              “Identitas dan hidupmu sebagai Alfa Sagala ibarat satu
           percik kembang api dari ledakan bintang. Kita sudah terlibat
           dalam permainan kejar-kejaran ini jauh lebih lama dari yang

           bisa kamu bayangkan. Begitu juga pertalianmu dengan Ishtar.”
              “Pertalian? Maksudmu, aku dan Ishtar adalah…?”
              “Terserah namanya apa. Itu urusanmu dan dia.  Tapi
           sering kali, kalian membuatnya menjadi urusan kami. Dan,
           saat seperti itu selalu menjadi masa-masa paling sulit.” Kell

           menenggak tandas sampanyenya. “Ishtar adalah Sarvara.”
              Alfa merasa jantungnya kehilangan satu-dua degup.
              “Dan, bukan sekadar Sarvara. Dia adalah salah satu
           pemimpin tertinggi mereka. She’s their queen. Sort of.”
              “You’re lying,” bisik Alfa.
              “Apa gunanya aku berbohong soal itu?”



                                                                  63
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83