Page 80 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 80

KEPING 50




                            Benteng Batu












                 epanjang matanya memandang, yang terlihat hanyalah
                 batu dan abu-abu. Elektra merasa kengerian yang
          Smencekam, melumpuhkan, ia ingin keluar dari sana,

           tapi tempat itu terasa tidak bertepi.
              Bodhi.  Elektra mengedarkan pandangan. Ia tidak
           mendeteksi kehadiran Bodhi. Di mana kamu?
              Di hadapannya, terkembang  layar hitam.  Pandangannya

           berubah gelap. Elektra tersadar ia tidak sendiri. Ia mendongak.
           Sepasang mata kuning menyala menatapnya nyalang. Murka.
              Tidak ada kata-kata. Namun, Elektra bisa merasakan
           kehadirannya  tidak  diinginkan.  Aku seharusnya tidak ada di
           sini. Tidak begini.

              Angin kencang menampar Elektra. Layar hitam itu
           bergerak. Kepakan sayap. Makhluk hitam bermata kuning itu
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85