Page 125 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 125
KEPING 9
>Supernova, saya suka sekali membaca artikel
>Anda tentang budaya pop dan post-modernisme.
>Dari artikel-artikel Anda selama ini, apakah
>Anda sadar bahwa Anda adalah seorang post-
>strukturalis? Anda menentang semua struktur.
Saya “post” terhadap apa pun yang Anda pegang tahun lalu,
kemarin, bahkan detik yang barusan lewat. Kita sedang
berevolusi. Anda bisa memperlancar prosesnya dengan
berhenti menggolong-golongkan. Jangan repot-repot.
<send>
>Supernova, kebencian dan ketakutan saya kepada
>ortu saya tidak tertolong lagi. Saya tidak
>tahu mesti ngapain. Saya baru sadar, kalau
>saya TIDAK TAHU APA-APA. Tidak bertujuan.
>Tidak punya cita-cita. Bertahun-tahun saya
>dibesarkan, dan saya cuma bisa menghabiskan
>oksigen. Entah apa saja yang mereka jejalkan
>dalam otak saya. Mungkin cuma kentut. Jangan
>salahkan saya kalau saya lebih doyan drugs.
>Mereka yang marah-marah itu tidak tahu
>enaknya drugs dan sucks-nya hidup. Bisanya
>cuma masukin anak ke RSKO. Bolehkah saya
>ketemu kamu, Supernova? Saya mau kerja apa
>saja untuk kamu. Saya ingin jadi bermanfaat.
114

