Page 14 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 14

Yang ada HanYalaH ada


           Watergate Condominium, dalam satu unit aparte men me wah
           milik kawan Dimas. Dimulai dengan makan ma lam hingga

           ber-“pesta-kimia” kecil-kecilan.
              Semua orang terkapar tanpa terkecuali, di sofa,  di  atas
           karpet, di kasur, bahkan di kamar mandi. Tinggal alunan
           sayup-sayup musik  trance  ditambah suara dua orang ber-
           cakap-cakap.
                                1
              “Ini badai serotonin  pertamaku. Gila, rasanya luar bi asa,”
           ujar Reuben. Sorot matanya menyeberang jauh.
              “Badai serotonin,” Dimas menyahut dengan senyum tolol,
           “istilah yang bagus.”
              “Saya nggak mengerti. Kok, ada orang-orang yang m a lah
           tidur? Ini adalah momen yang nggak ada duanya.  A
           milestone.”
              “Apa yang kamu lihat?”

              Reuben melihat sekeliling. Bagaimana ia mampu men-
           jelaskan ini semua? Ia baru saja menemukan cermin yang
           selama ini ia cari-cari, dan sekarang sedang menikmati re-
           flek sinya. Jangan suruh bicara dulu.
              Sejak kali pertama Reuben membaca ulasan Benoit

           Mandelbrot, seorang matematikawan Prancis yang de ngan


           1
               Senyawa amino yang terdapat antara lain pada darah dan otak, berfungsi seba-
              gai hormon dan juga neuro-transmitter. Kekurangan serotonin berimplikasi kuat
              pada depresi dan beragam penyimpangan emosional. Sebaliknya, serotonin pun
              ber peran penting dalam penciptaan rasa damai dan tenang. Obat-obatan re kre-
              asional seperti LSD, Mescaline, Psilocybin, dan Ecstasy, bekerja langsung pada
              reseptor serotonin otak.



                                                                   3
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19