Page 18 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 18

Yang ada HanYalaH ada


              Inspirasi halus yang hinggap di sukmanya telah meng-
           amplifikasi seluruh sistem pemahaman yang ia miliki, m en-
           jadikan keping-keping teori yang selama ini terpecah-pecah
           tiba-tiba terekat menjadi satu. Dan, di tengah ruang tamu

           itu, sekelumit rahasia semesta terungkap di depan matanya.
              Perlahan Reuben melihat selimut kabut yang meliputi se-
           mua benda dan sudut. Bagaikan pixel televisi yang mem ben-
           tuk citra warna-warni, ia menyaksikan bagaima na Ge lap dan
           Terang telah bekerja sama menghadirkan re alitas, dunia ma-
           teri ini. Dan, ketika pandangannya me nyeberangi selimut itu,
           batas-batas terangkat. Pola-pola medan energi mendadak
           mun cul dari bidang dinding, dan pixel itu ber gerak meng arus.
              Reuben tertawa lebar. Ternyata, hidup ini cair. Terus ber-
                                                   6
           jalan tanpa putus bagaikan ombak soliton  meng arungi sa-
           mudra, dan ia berada di tengah-tengahnya. Mata Badai.
              Perlahan, Reuben mengangkat kedua tangannya, dan ia
           pun tercekat. Ternyata, dirinya pun diselimuti kabut itu.
           Fisiknya adalah gambar proyeksi semata. Dan, apabila ia

           mampu mengidentifikasikan dirinya dengan  pixel-pixel  itu,
           bukan  tubuh  seorang  pria  bernama  Reuben, maka  berarti
           dirinya... immortal.
              Tidak ada awal dan akhir. Tidak ada sebab dan akibat.
           Tidak ada ruang dan waktu. Yang ada hanyalah Ada. Te rus


           6
               Ombak penyendiri yang mengarungi lautan dengan bentuk dan kecepatan
              konstan, tanpa pernah melebar dan terurai seperti ombak normal lainnya. Per-
              samaan matematis yang digunakan untuk meneliti fenomena ombak soliton
              juga dimanfaatkan pada riset fusi nuklir dan superkonduktor.



                                                                   7
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23