Page 233 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 233

KEPING 21


             “Aku juga nggak yakin Adam dan Hawa menikah. Se-
           pertinya mereka itu samen leven.”
             Mau tak mau, Alé terkekeh. “Kamu memang sudah sin-

           ting, Ferre. But you’ve got a point there.”



           Supernova



           Begitu nama itu masuk ke ICQ , kontan puluhan yang lain
           menyapanya. “TNT”. Dinamit yang ditunggu-tunggu. Sang
           Supernova.
             Namun, dari sekian banyak, ada satu yang tampak me-
           narik baginya malam itu.

           <guest> Supernova, saya mulai gila.


           <TNT> Bagus. Bukankah sudah waktunya?

           <guest> Sepanjang hidup saya, hanya ada satu perempuan
           yang saya cintai sungguh-sungguh. Istri saya sendiri. Dan,
           dia menyeleweng. Anehnya, saya tidak sanggup marah.
           Bahkan, untuk menyalahkan sedikit pun tidak bisa. Kamu
           mau tahu kenapa?

           <TNT> Kenapa?

           <guest> Ia kelihatan sangat bahagia bersama lelaki itu.
           Rasanya ia menjadi manusia yang sama sekali baru, bukan
           lagi perempuan yang bertahun-tahun saya kenal sebagai istri
           saya. Dan, yang jelas saya lebih senang melihatnya begitu.



           222
   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238