Page 231 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 231

KEPING 21


             “Sori, sori. Aku seharusnya memberitahumu sejak sore
           tadi. Lé?”

             “Hmmm?” Kedua matanya sudah nyaris terpejam lagi.
             “Akhirnya, Rana memutuskan untuk bicara dengan su-
           ami nya. Dia akan jujur soal kami berdua. Dan, dia me mu-
           tuskan untuk ikut denganku.”
             “Selamat.”

             “That’s it?”
             “Well, what do you expect?  Selamat, Anda akan menda-
           patkan janda kembang yang masih gres dari oven? What?”
             “Aku serius!”
             “Oke. Aku tahu itu adalah hal yang paling kamu ingin-
           kan. Tapi, memangnya kamu siap? Bagaimana kalau nanti
           ada pembunuh bayaran yang mengintai rumahmu, atau me-
           nembakmu di kantor, atau suaminya datang dalam ke adaan

           mabuk berat sambil bawa parang buat membacok lehermu,
           atau ada berondongan teror dari keluarga-ke luarga yang
           merasa disakiti, atau ada yang sukarela jadi informan buat
           tabloid gosip, lalu wajahmu muncul di ha laman depan seba-
           gai si Perusak Rumah Tangga Milenium? Menurutku, kamu

           harus lebih hati-hati lagi lihat kiri-ka nan, belakang-depan,
           atas-bawahmu, Re. Hidupmu mung kin lebih tersiksa diban-
           dingkan kemarin-kemarin ini.”
             “Wow. Untuk seseorang yang baru bangun tidur, anali sis
           situasimu itu luar biasa. Berapa banyak koran merah yang
           tadi kamu baca sebelum tidur?”



           220
   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236