Page 228 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 228
TiTik Bifurkasi
“Apa yang kamu inginkan?” tanya Rana, menatapnya
lurus-lurus. Aku hanya ingin kau mengatakannya, Re, agar aku
punya kekuatan cukup untuk menempuhnya. Ayo.
Bagi Re, itulah pertanyaan tersulitnya tahun ini. Ironis,
dibandingkan dorongan yang begitu kuat, ia tak menemu kan
satu pun kata yang tepat.
[“Aku ingin kau bercerai.”]
[Bukan. Bukan itu. Terlalu dang kal
atau terlalu jujur, entahlah, yang
jelas tidak mengenakkan.]
[“Aku ingin kau yang memutuskan
dan bukannya malah memberikan
bola panas kepadaku dengan ber-
tanya seperti itu.”]
[Mendekati, tapi terlalu kasar.]
Layakkah cinta hidup semu laksana hantu?
Yang melayang bagai bulu panah.
Aku ingin menjejak tanah.
Mengambang membuatku lelah.
Aku ingin memiliki.
Aku ingin diakui.
217

