Page 236 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 236

Pelajaran Terbang

           sema ngat mereka berdua. Luka jahitan di dadanya terasa
           ber tambah perih.

              Satu-satunya harapan yang tersisa.... Rana menanti ce mas.
           Setelah mencari-cari setengah mati, akhirnya ia men dapat-
           kan  sebuah  nomor  ICQ  yang  diyakini  adalah  Super nova.
           Namun, kehadiran sang Supernova di chat room ICQ benar-
           benar tidak tertebak.

              “Ayo..., di mana kamu?” desis Rana.
              Tiba-tiba ia terpekik pelan. Nama itu online: “TNT”. Itu
           dia, tidak salah lagi.
              “Aku tahu kamu pasti datang untukku,” gumam Rana
           sendirian. Mendadak segala penat dan perih lukanya hi lang,
           tergantikan oleh secercah semangat. Secepat kilat, Rana
           lang sung mengirim pesan. Berkali-kali, sampai akhir nya
           Supernova merespons.

              Rana pun mulai menulis:

           <guest> Supernova, aku ingin terbang. Ajarkan aku
           menutup kuping terhadap raungan bumi di bawahku nanti.
           Ajarkan aku percaya pada kekuatan sayapku. Ajarkan aku
           percaya bahwa aku BISA TERBANG.



           <TNT> Bahkan, seekor burung yang memiliki sayap kasat
           mata bisa jatuh ketika belajar terbang. Bagaimana dengan
           Anda yang sayapnya dibentuk oleh rasa percaya? Tidak ada
           cara untuk belajar percaya selain percaya.




                                                                 225
   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241