Page 249 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 249

KEPING 24


           akan aktif ketika satu isotop radio aktif menembakkan sebu-
           ah elektron. Peluangnya fifty-fifty. Kalau elektron mengenai

           tombol ‘on’, kapsul itu pe cah dan kucing mati. Kalau elek-
           tron tidak menyentuh pemicu itu, si kucing tetap hidup.
           Da lam waktu satu jam, baru akan ada pengamat yang mem-
           buka  boks  dan  melihat  hasilnya. Pertanyaannya, apa yang
           terjadi pada si kucing selama boks itu tidak dibuka? Apabila

           kita menghitung secara matematis, kucing mati dan ku cing
           hidup adalah hasil yang sama-sama valid, tapi karena kucing
           tersebut adalah objek kuantum di mana semua ke mungkinan
           bisa terjadi, maka hasil itu bisa kita gabung kan menjadi ku-
           cing yang setengah hidup dan setengah mati! Sampai kotak
           itu dibuka maka kucing tersebut di pastikan berada dalam
           kondisi kuantum mati suri.”
             “Oke, kucing  zombie, singkatnya. Mati nggak, hidup

           nggak,” Dimas mulai tidak sabar, “sekarang, apa hu bung-
           annya dengan Kesatria kita yang mengurung diri entah
           sedang apa itu?”
             Mata Reuben membelalak. “Tidakkah kamu lihat? Dia
           seperti kucing Schrödinger di dalam boks tertutup! Berada

           di gerbang keputusan untuk menghabisi hidupnya atau tidak,
           atau entah apa lagi. Katakanlah, peluangnya  fifty-fifty dia
           keluar dari rumah itu dalam keadaan hidup atau mati. Ini
           fenomena yang serupa dengan dualitas partikel.”
             “Begini, partikel mempunyai aspek lain, yaitu gelom bang,
           yang kemudian diberi nama wavicle. Tapi, wavicle hanya ada



           238
   244   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254