Page 269 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 269

KEPING 26


           Dimas & Reuben



           “Baik, kita mulai lagi,” ujar Reuben, kembali bersama cang-
           kir yang isinya sedari tadi cuma dedak kopi, ia me mang
           cuma butuh pegangan. “Kesadaran  memiliki empat  aspek
           yang berbeda.  Pertama, kesadaran sebagai sebuah medan,

                                                         j
           atau bisa diartikan juga medan pikir global. Keter agaan atau
           awareness  termasuk di dalam aspek ini.  Kedua,  objek kesa-
           daran, yakni pemikiran ataupun perasaan yang datang dan
           pergi di medan kesadaran tadi.  Ketiga,  subjek kesadaran,
           yang berarti pengamat atau partisipan. Dan, keempat, kesa-
           daran sebagai medan universal yang menam pung semuanya.
           Ini sama dengan yang diungkapkan David Bohm sebagai

           holomovement, yakni landasan dasar  segala  macam proses
           feedback, yang telah eksis dan tetap eksis sekalipun tidak ada
           feedback itu sendiri. Ini juga me nunjukkan bahwa, di dalam
           setiap penghuni medan ke sadaran pasti terdapat pola tunggal
           karena mereka pada dasarnya berakar dari landasan yang
           sa ma. Tapi, sia-sia saja kalau mereka berusaha meng iden-

           tifikasi skema besarnya, karena bagaimanapun mereka cuma
           pecahan. Mereka ti dak dapat memuat gambar keseluruhan.”
             “Sekarang, aku mengerti, kebanyakan orang mengiden-
           tifikasikan diri dengan pikirannya. Atau perasaannya. Dan,
           inilah yang terkadang menyesatkan karena apa yang bisa kita
           pegang dari sesuatu yang cuma datang dan pergi, hilir
           mudik dan tidak pernah menetap?” tutur Dimas.



           258
   264   265   266   267   268   269   270   271   272   273   274