Page 270 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 270
OptO, ErgO Sum
“Itulah prinsip Descartes. Cogito, ergo sum—aku ber pikir
maka aku ada. Dan, banyak sekali orang yang sepa ham
dengannya, sadar atau tidak,” Reuben menambahkan.
j
“Berarti di level yang substansial, sebetulnya yang ter adi
bukan ‘aku berpikir maka aku ada’.”
“Bukan juga ‘aku sadar maka aku ada’. Itu adalah per-
nyataan yang nggak perlu karena kesadaran tidak perlu
dipertanyakan. Ia ada, tanpa harus ada klaim konfirmasi.”
“Tetapi,” Dimas tersenyum cerah, “‘aku memilih maka
aku ada’. Dan, subjek yang memilih adalah subjek tunggal
dan universal. Bukan ‘aku’ yang personal.”
“Opto, ergo sum. Aku memilih maka aku ada.”
Keduanya pun mengembuskan napas lega. Bohlam di
kepala mereka telah digantikan secercah matahari yang terbit
perlahan, dan pasti.
259

