Page 276 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 276
SemeSta memutuSkannya
rangkan dengan semangat mentok. “Itu pertanyaan yang
sangat bagus. Mau tahu kenapa? Karena, poin itulah yang
akan menjembatani fisika dan psikologi. Itulah yang mem-
buatku menyeberang sejauh ini, hanya untuk menarik garis
dari kedua bidang itu, malah kalau bisa, lebih ba nyak
bidang. Salah satu aspek utama ilmu psikologi adalah ko-
munikasi. Dan, aku ingin mengeksplorasinya lebih jauh dari
sekadar komunikasi antarmanusia, antarbudaya, bah kan lebih
dari sekadar antara alam sadar dan bawah sadar nya Freud
yang gelap gulita. Aku ingin tahu bagaimana sinyal-sinyal
nonlokal mengomunikasikan pesan-pesannya. Dan, kamu
tahu betapa sederhana itu sesungguhnya?”
“Kesadaran nonlokal tidak berparameter sebab akibat. Ia
bekerja melalui kita, atau pada tingkat tertentu adalah kita,
hanya saja ada selubung halus yang seolah menutup pikiran
kita. Selubung itu bukannya tidak bisa ditembus. Para mis-
tik, para avatar, merupakan contoh orang-orang yang berha-
sil membuka selubung tersebut, dengan ting katan masing-
masing yang bisa saja berbeda.”
“Kesadaran nonlokal tidak bekerja dalam kontinuitas
sebab akibat, tetapi dalam diskontinuitas kreatif yang meng-
hadirkan momen demi momen, peristiwa demi peris tiwa,
melalui kolapsnya aspek gelombang kuantum dalam otak.
Loncatan kuantum atau diskontinuitas adalah kom ponen
esensial dari kreativitas. Yang berarti, satu-satunya jalan un-
tuk berkomunikasi adalah loncat dari sistem.”
265

