Page 278 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 278

SemeSta memutuSkannya

           tum total menjadi alam dualitas, menghasilkan pemi sahan
           akbar antara subjek dan objek. Selanjutnya, kesa daran meng-

           identifikasikan diri menjadi ‘aku’, dan penga laman terjaga
           menjadi ‘aku ada’. Kedua pengalaman ini hanya ada di level
           hierarki  berbelit.  Sementara  di  level  tempat  kesadaran  itu
           berada, yang ada hanyalah ‘ada’.”
              Dimas menjitak kepalanya sendiri. “Ya, ampun. Aku jadi

           merasa goblok. Bukannya itu yang aku ingatkan tadi ketika
           kita menghentikan adegan bunuh diri Kesatria? So lipsisme!
           Dan, barusan aku nyaris lupa, terminologi ‘kita’ tidak sebatas
           dua orang manusia di ruang ini, tapi juga dunia. Mungkin
           saja ada orang lain di luar sana yang ti dak menghendaki Ke-
           satria menyerah begitu saja. Atau, mungkin Kesatria sen diri
           yang memutuskan demikian.”
              “Atau lebih tepat lagi, semesta memutuskannya.”

              Mendengarnya, seluruh tubuh Dimas serasa berpendar-
           pendar. Takjub. Tak digubrisnya Reuben yang bersiul-siul
           membuat kopi lagi. 




















                                                                 267
   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283