Page 288 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 288
Selamat Pagi, KoevoluSi
sian menghasilkan oksigen yang merupakan unsur beracun bagi
biosfer saat itu. Ketika polusi oksigen men capai titik paling
parah, terjadi kematian massal yang akhirnya me mak sa seluruh
bakteri yang tersisa untuk be kerja sama, dengan menciptakan
mutasi-mutasi dan sistem baru. Sebagian bakte ri masuk ke
tanah demi menghindari gas racun, sementara yang lain mem-
bangun kemampuan untuk bernapas memakai oksigen.”
“Gabungan kedua jenis bakteri ini kemudian meng hasil-
kan jenis bakteri bernukleus pertama. Dan, bakteri yang ber-
mutasi menjadi pengguna oksigen—bakteri ba tang—ketika
melakukan invasi ke bakteri lain, akhirnya meng hasilkan
mitokondria, yang sampai detik ini menjadi bagian permanen
sel tubuh kita. Ada juga bakteri inang lain yang diinvasi oleh
bakteri sian, dan akhirnya berfung si menjadi kloroplas yang
mampu menghasilkan energi dari sinar mata hari dan air.
Diduga, inilah awal muncul nya organisme tum buhan.”
“Aku masih belum mengerti hubungannya, tapi cerita mu
menakjubkan.”
“Itu belum apa-apa. Ada lagi sebuah spekulasi menarik
dari seorang mikrobiologis, Lynn Margulis. Menurut Mar-
gulis, kawin silang bakteri inang dengan bakteri spirosit—
yang terkenal dengan mobilitasnya—merupakan awal dari
pembentukan organ otak. Sebenarnya hal itu ironis, ba-
yangkan saja, spirosit yang pergerakannya supercepat harus
terkungkung di dalam tengkorak kepala. Akibatnya me reka
harus mengorbankan identitas spirositnya, tapi di sisi lain
277

