Page 150 - In a Blue Moon
P. 150
Miranda mengibaskan tangannya yang ramping dan meng-
geleng. ”Tidak. Jangan dengarkan dia.”
”Segera setelah Lucas Ford mengumpulkan nyali dan me-
lamarnya,” celetuk Elsie, menjawab pertanyaan Sophie dan
mengabaikan Miranda.
Sophie mengangkat alis. Dari sudut matanya ia melihat
kepala Christina berputar dengan cepat ke arahnya.
”Elsie, Sophie adalah teman baik Lucas. Jadi tolong jangan
membuatku malu di depannya,” kata Miranda.
Elsie menghampiri mereka dan berkata kepada Sophie,
”Teman baiknya? Bagus. Kalau begitu kau mungkin bisa ber-
tanya kepada Lucas kenapa dia membuat temanku menunggu
begitu lama.”
Oh, tidak, tidak, tidak, pikir Sophie dalam hati. Ia tidak
148
mau terlibat dalam masalah ini. Urusan Lucas Ford adalah
urusan Lucas Ford sendiri, bukan urusan Sophie. ”Eh, kami
bukan teman baik,” katanya sambil menatap Miranda dan
Elsie bergantian.
”Oh?” Miranda terlihat heran. ”Tapi kata Lucas kalian su-
dah saling mengenal sejak SMA?”
Sophie menegang mengingat masa-masa SMA-nya yang
tidak ingin diingatnya lagi. Ia berdeham dan bertanya kepada
Miranda, ”Dan dia bilang kami berteman baik?”
Miranda berpikir sejenak. ”Seharusnya begitu,” sahutnya
sambil mengangkat sebelah bahu.
”Well, kami bukan teman,” tukas Sophie. ”Jadi aku tidak
bisa membantumu.”
Miranda dan Elsie saling berpandangan, lalu Miranda
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 148 3/30/2015 10:43:20 AM

